Post Credit di Film “KKN di Desa Penari”, Ketahui 9 Faktanya.

Sesudah membuahkan hasil dengan kreasi sebelumnya, adalah KKN di pedalaman penayub, MD Picture kembali menggaungkan film horornya lagi yang berjudul Sewu Dino. Film ini mengambil stori berasas thread Twitter dari sederhana Man. Beriringan dengan penayangan KKN di pedalaman penayub: Luweh Dowo, Luweh Medeni pada 29 Desember 2022, MD Pictures sebagai rumah produksinya akan menyajikan kejutan dengan memberitahukan belahan film Sewu Dino sebagai post credit scene-nya.

Saat sebelum tonton filmnya yang akan tayang di 2023 nanti, Popbela ringkaskan sejajar 9 kebenaran film Sewu Dino pada risalah seterusnya ini.

 

  1. Menyesuaikan Diri Kreasi Simple Man yang Mengangkut Isu Santet

Manoj Punjabi sebagai produser dari Sewu Dino menuturkan jika film ini ialah menyesuaikan diri dari kreasi tulis kepunyaan pengarang KKN di pedalaman penayub, sederhana Man. Namun, narasi kali ini mulai sejak selagi terdapatnya sengketa keluarga yang nyatanya tengah memakai santet kuno. Dibilang jika narasi ini datang dari stori jelas, adalah ketika seseorang pembantu rumah tangga diselimuti oleh perihal misterius dari persantetan itu.

Sederhana Man sebagai pengarang narasinya pernah berjumpa dengan tiga , di antara lain seseorang pandai ahli pijit bernama Sri di dalam filmnya, sebaliknya dua orang yang ada yang mengerti problematika antar keluarga tempat Sri bertugas. Di satu faktor, Sewu Dino bukan film horor umum yang menampakkan siluman menakutkan, namun lebih berpusat  kecelakaan dan gertakan dari isu santet itu.

 

  1. Kimo Stamboel sebagai Sutradara dalam Film Sewu Dino

Film ini disutradarai oleh Kimo Stamboel dan diproduseri oleh Manoj Punjabi. Kimo populer dengan karakteristik khas adegan-adegan menakutkan sampai berdarah-darah, serupa karya-karya sebelumnya dari Ivanna (2022) dan sultanah Ilmu gelap (2019). Khasnya, perihal ini juga menyokong pengumuman dari sederhana Man jika film Sewu Dino akan jauh lebih menakutkan dan menyeramkan.

 

  1. Tampak Pemeran dan Aktris Terkenal yang Membintangi Film Ini

Beberapa artis rumah atas yang ikut membintangi film ini, serupa Mikha Tambayong, Rio Dewanto, Marthino Lio, Karina Suwandi, Pritt Timothy, Givina Lukita, Agla Artalidia, dan Gisellma Firmansyah.

 

  1. Tayang Khusus Sebagai Post Credit Scene

Belahan film Sewu Dino akan muncul sebagai post credit scene dari KKN di pedalaman penayub: Luwih Dowo, Luwih Medeni. Manoj Punjabi mau membikin suatu yang berselisih ketika model jauh dari film KKN di pedalaman penayub itu tayang. Ia menuturkan apabila penayangan adegan Sewu Dino termasuk amat khusus.

 

  1. Penerapan Syuting Cukup Dua Hari

Mengambil dari IDN Times, Manoj Punjabi menuturkan jika syuting adegan Sewu Dino yang tayang pada 29 Desember ini aktif sepanjang dua hari. Teknik yang amat sedikit sebab mereka mau mengejar sasaran agar dapat tayang bertumbukan dengan KKN di pedalaman penayub: Luwih Dowo, Luwih Medeni.

“Kami posisi syutingnya di Jogja dekat. Set ini juga kami bangun spesial. Set ini dua hari syuting budgetnya sama dengan membuat film horor low budget. Lokasinya kosong, cukup memiliki sudung. Kita dandanin jadi rumah,” ujar Manoj.

 

  1. Waktu Post Credit Filmnya Sepanjang 12 Menit

Manoj Punjabi membeberkan jika dahulunya waktu belahan film Sewu Dino ini tidak mendekati 12 menit. Namun, alhasil waktu diperpanjang akibat hasilnya yang disangka amat membahagiakan.

“Sebelumnya sasaran kita enam menit. Namun saking bagusnya alhasil kita membuat 12 menit,” perkataannya.

 

  1. Film Horor Pertama bagi Rio Dewanto

Rio Dewanto, sebagai salah satu pemain film Sewu Dino, mewujudkan desain ini sebagai debut horornya. Pesinetron sekalian suami dari Atiqah Hasiholan itu kerapkali ditemui di separuh film berjenis drama, romantis, sampai keluarga. Pada kali ini, ia merasa tertantang untuk berupaya pengalaman barunya di dunia akting.

Lebih lama turun di film yang berwarna riang, Rio berterus terang suka dengan desain ini, mulai dari sistem reading sampai berlangsungnya syuting. Ia jadi lebih terpikat dan penasaran  adegan-adegan film horor yang sama dijalani di malam hari.

 

  1. Mikha Tambayong Sampai Membiasakan Bertutur Jawa Sampai Menjalankan Adegan Action

Mikha Tambayong juga mengatakan pengalamannya ketika syuting film Sewu Dino. Sebagai figur utama, ia mesti menekuni bahasa Jawa Timuran. Biar tampak alami dan handal, ia sampai menjalankan penelitian spesial sampai melatih bahasa Jawa-nya sepanjang berminggu-minggu.

Tak cukup itu saja, Mikha akan menjalankan adegan aksi di dalam film Sewu Dino. Tentang itu pantas desakan dari si sutradara dan selaku tantangan bagi si aktris.

 

  1. Sejarah Sewu Dino Pernah Lebih Dulu Terbuat Model Novelnya

Sebagai data catatan jika narasi Sewu Dino yang bermula dari thread Twitter-nya Simple Man pernah lebih dulu terbuat model novelnya. Novel Sewu Dino ialah awal seri dari novel saga Trah Pitoe alias legenda 7 keluarga yang memperebutkan puncak kekayaan dan kebanggaan. Sewu Dino juga ada sekuel yang bertema Janur Ireng, yang dekorasi saat kisahnya mundur dari cerita dalam novel itu.

Sewu Dino menceritakan mengenai pesanan santet seribu hari untuk menghabiskan nyawa khalayak. Ada seseorang wanita pedalaman bernama Sri yang bertugas sebagai juru rawat di keluarga Atmojo. Ia pun mesti mengurus Della, wanita SMA yang selaku korban santet sewu dino.

Seperti itu sejajar 9 kebenaran film Sewu Dino yang tayang khusus sebagai post credit scene dari KKN di pedalaman penayub: Luwih Dowo, Luwih Medeni pada 29 Desember 2022. Dengan mengangkut isu santet, apakah kalian  mengestimasi film Sewu Dino di 2023 nanti?